Perlintasan sebidang yang menghubungkan jalur kereta api dan jalan raya tidak nyaman dan kerap menjadi titik rawan kecelakaan. Menyadari risiko tersebut, peningkatan keselamatan di area ini kini menjadi isu yang menjadi perhatian masyarakat dan pengguna jalan.
Inovasi teknologi beton pracetak dari PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) untuk revitalisasi perlintasan sebidang adalah Concrete Level Crossing (CLC), yaitu produk beton modular pracetak dengan sistem pemasangan knock down yang dirancang khusus agar proses pemasangan lebih mudah dan cepat sehingga tidak mengganggu operasional kereta api dan kendaraan yang melintas.
Pembangunan jalan layang (flyover) dan underpass tidak menjadi solusi ideal karena kondisi geografis dan keterbatasan lahan. Sebaliknya, revitalisasi perlintasan menggunakan infrastruktur keselamatan seperti CLC merupakan solusi efektif dan efisien untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan serta meminimalisir risiko kecelakaan.
Keunggulan Beton Modular CLC untuk Perlintasan Sebidang
Di Indonesia, revitalisasi perlintasan sering kali masih menggunakan aspal konvensional. Namun, penggunaan aspal cepat mengalami kerusakan, seperti berlubang dan bergelombang, akibat dari getaran kereta api, kendaraan berat yang melintas, dan faktor cuaca, sehingga kerap menimbulkan kecelakaan.
Sebagai solusi modern, peningkatan fasilitas keamanan di perlintasan dapat beralih dari aspal menggunakan beton pracetak modular seperti CLC, dengan keunggulan berikut:
- Pemasangan Cepat (Knock-Down): Struktur modular memudahkan proses pemasangan dan pemeliharaan lintasan dengan cepat sehingga meminimalkan gangguan operasional kereta api dan lalu lintas kendaraan.
- Mampu Menahan Beban Kendaraan Berat: Kuat menahan beban dinamis dan statis kendaraan berat karena dibuat dari beton mutu tinggi.
- Permukaan Lebih Stabil dan Nyaman: Permukaan rata dan minim guncangan saat dilalui pengguna kendaraan.
- Durabilitas Jangka Panjang: Andal terhadap beban dinamis tanpa mengalami kerusakan dan bertahan lama.
- Perawatan Lebih Mudah: Sistem knock down modular memungkinkan CLC untuk dibongkar pasang guna memudahkan perawatan ballast (bantalan) perlintasan rel kereta api.
Saat ini, CLC telah digunakan di beberapa perlintasan perkeretaapian di Indonesia. Produk ini telah resmi mengantongi paten dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan Nomor Paten S00202009173.
Rekam jejak panjang WIKA Beton sejak tahun 1984 di sektor perkeretaapian melalui berbagai produk inovatif seperti railway sleeper, slab track, wesel, hingga CLC menegaskan komitmen kuat perusahaan untuk terus menghadirkan rekayasa teknologi beton yang aman, andal, dan presisi demi mendukung kemajuan fasilitas transportasi di Indonesia.
Concrete Level Crossing (CLC) for Railway Crossing Revitalization
Level crossings that connect railway lines and roads are uncomfortable and often become accident-prone areas. Recognizing this risk, improving safety in this area has now become an issue of concern for the public and road users.
The precast concrete technology innovation from PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) for level crossing revitalization is the Concrete Level Crossing (CLC). This is a modular precast concrete product with a knock-down installation system specifically designed to make the installation process easier and faster, thus not disrupting the operation of trains and passing vehicles.
The construction of flyovers and underpasses is not an ideal solution due to geographical conditions and land constraints. Conversely, the revitalization of crossings using safety infrastructure like CLC is an effective and efficient solution for improving user comfort and minimizing the risk of accidents.
Advantages of Modular Concrete (CLC) for Level Crossings
In Indonesia, crossing revitalization often still uses conventional asphalt. However, the use of asphalt quickly suffers damage, such as potholes and undulations, due to vibrations from trains, passing heavy vehicles, and weather factors, which frequently cause accidents.
As a modern solution, improving safety facilities at crossings can shift from asphalt to using modular precast concrete like CLC, with the following advantages:
- Rapid Installation (Knock-Down): The modular structure facilitates a quick installation and maintenance process, minimizing disruption to train operations and vehicular traffic.
- Able to Withstand Heavy Vehicle Loads: Strong to withstand dynamic and static loads from heavy vehicles because it is made of high-quality concrete.
- More Stable and Comfortable Surface: The surface is flat and minimizes jolting when passed by vehicle users.
- Long-Term Durability: Reliable against dynamic loads without experiencing damage and lasting a long time.
- Easier Maintenance: The modular knock-down system allows CLC to be dismantled and reassembled to facilitate the maintenance of the railway track ballast.
Currently, CLC has been utilized at several railway crossings in Indonesia. This product has officially obtained a patent from the Directorate General of Intellectual Property (DJKI) with Patent Number S00202009173.
WIKA Beton’s long track record since 1984 in the railway sector through various innovative products such as railway sleeper, slab track, turnouts (wesel), and CLC emphasizes the company’s strong commitment to continuously present safe, reliable, and precise concrete technology engineering to support the advancement of transportation facilities in Indonesia.




