PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) memastikan kesiapan penuh fasilitas pelabuhannya di Lampung Selatan dalam mendukung kelancaran tradisi mudik Lebaran 2026. Terhitung sejak Rabu, 11 Maret 2026, dermaga strategis ini telah aktif menerima sandaran kapal dan melayani arus penyeberangan penumpang serta kendaraan logistik dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Fasilitas strategis ini dijadwalkan mulai melayani arus penyeberangan pada 11 hingga 20 Maret 2026. Aktivitas perdana operasional ditandai dengan bersandarnya KMP Wira Artha yang bertolak dari Pelabuhan Ciwandan. Kapal tersebut tercatat mulai melakukan proses pemuatan pada pukul 15.37 WIB dan berlayar menuju Lampung pada pukul 17.06 WIB. Dalam pelayaran perdananya ini, pelabuhan telah melayani total 53 penumpang dengan komposisi muatan sebanyak 48 kendaraan yang didominasi oleh angkutan logistik, mencakup kendaraan Golongan VB, Golongan VIB, dan Golongan VII. Kehadiran fasilitas ini menjadi solusi nyata untuk memecah kepadatan di lintas utama Merak-Bakauheni, sekaligus memastikan arus distribusi barang tetap berjalan aman dan efisien di tengah puncak mobilisasi masyarakat.
Operasional pelabuhan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Bina Marga, dan Kakorlantas Polri dengan nomor KP-DRJD 854 Tahun 2026, HK.201/1/21/DJPL/2026, Kep/43/11/2026, dan 20/KPTS/Db/2026 terkait pengaturan lalu lintas dan penyeberangan selama masa angkutan Lebaran.
Sebagai pelabuhan kontingensi, Pelabuhan WIKA Beton memiliki rekam jejak yang solid dalam mendukung konektivitas nasional. Fasilitas ini telah secara konsisten ikut berkontribusi dalam mengamankan kelancaran arus mobilitas pada periode libur hari-hari besar sebelumnya, membuktikan keandalan infrastruktur perusahaan dalam menghadapi situasi lonjakan trafik nasional.
WIKA Beton Contingency Port Supports 2026 Eid Homecoming
PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) has ensured that its port facilities in South Lampung are fully prepared to support the smooth running of the 2026 Eid al-Fitr homecoming tradition. As of Wednesday, March 11, 2026, this strategic port has been actively receiving vessel berthing and serving the crossing of passengers and logistics vehicles from Java to Sumatra.
This strategic facility is scheduled to begin serving the crossing flow from March 11 to 20, 2026. The inaugural operational activity was marked by the docking of KMP Wira Artha, which departed from Ciwandan Port. The ship began loading at 3:37 p.m. Western Indonesian Time and sailed to Lampung at 5:06 p.m. Western Indonesian Time. During this maiden voyage, the port served a total of 53 passengers with a cargo composition of 48 vehicles, predominantly logistics vehicles, including Class VB, Class VIB, and Class VII vehicles. The presence of this facility provides a real solution to alleviate congestion on the main Merak-Bakauheni route, while ensuring the safe and efficient flow of goods distribution amid peak public mobility.
The port’s operations are a follow-up to the Joint Decree (SKB) of the Director General of Land Transportation, Director General of Sea Transportation, Director General of Highways, and Kakorlantas Polri with numbers KP-DRJD 854 of 2026, HK.201/1/21/DJPL/2026, Kep/43/11/2026, and 20/KPTS/Db/2026 regarding traffic and ferry regulations.
As a contingency port, WIKA Beton Port has a solid track record in supporting national connectivity. This facility has consistently contributed to securing the smooth flow of mobility during previous major holiday periods, proving the reliability of the company’s infrastructure in facing national traffic surge situations.




