{"id":4669,"date":"2023-10-12T07:12:26","date_gmt":"2023-10-12T07:12:26","guid":{"rendered":"https:\/\/web.wika-beton.co.id\/?post_type=artikel&#038;p=4669"},"modified":"2024-12-03T15:51:18","modified_gmt":"2024-12-03T08:51:18","slug":"mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja","status":"publish","type":"artikel","link":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/","title":{"rendered":"Mengenal APAR dan Penggunaannya di Tempat Kerja"},"content":{"rendered":"<p>Pekerjaan panas merupakan jenis pekerjaan yang menggunakan atau menghasilkan panas atau nyala api seperti pengelasan, pemotongan, dan pekerjaan lain yang sejenis. Karena material yang digunakan, maka pekerjaan ini memiliki potensi bahaya salah satunya adalah ledakan atau kebakaran. Untuk mencegah atau meminimalkan potensi bahaya yang dihasilkan, diperlukan adanya fire protector, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lokasi kerja panas. \u2063<\/p>\n\n\n\n<p>\u2063<\/p>\n\n\n\n<p>APAR merupakan alat pemadam api berbentuk tabung dengan berat maksimal 16 kg yang mudah digunakan oleh personel\/petugas keadaan darurat untuk memadamkan api pada awal terjadi kebakaran. Jenis dan kegunaan APAR sendiri dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu tipe APAR dan tipe kebakaran. \u2063<\/p>\n\n\n\n<p>\u2063<\/p>\n\n\n\n<p>Tipe APAR terdiri dari air, foam atau busa, dry powder, Co2 atau karbondioksida, dan wet chemical. Sementara tipe kebakaran dibagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas A, (kebakaran bahan padat kecuali logam), kelas B (kebakaran cairan, gas, dan uap), kelas C (kebakaran electrical), kelas D (kebakaran logam), dan kelas K (kebakaran bahan makanan). \u2063<\/p>\n\n\n\n<p>\u2063<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penggunaan APAR Sesuai Tipe Kebakaran\u2063<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>\u2063<\/p>\n\n\n\n<p>Tipe APAR air bisa digunakan pada tipe kebakaran kelas A dan Tipe APAR Foam atau Busa bisa digunakan untuk tipe kebakaran kelas A dan B. Pada tipe kebakaran B, penggunaannya hanya untuk kebakaran cairan, dan uap saja, tidak termasuk gas.\u2063<\/p>\n\n\n\n<p>\u2063<\/p>\n\n\n\n<p>Tipe APAR Dry Powder digunakan untuk tipe kebakaran kelas A, B, C, dan D sedangkan Tipe APAR Co2 atau Karbondioksida dapat digunakan untuk tipe kebakaran kelas B tanpa gas dan kelas C. Selanjutnya adalah Tipe APAR Wet Chemical yang digunakan pada tipe kebakaran kelas A dan K.\u2063<\/p>\n\n\n\n<p>\u2063<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai pengetahuan awal, penggunaan APAR sendiri dapat dilakukan dengan&nbsp; Cabut kunci pengaman, Arahkan ke sumber api, Remas dan tekan pemicu untuk menyemprot, dan Ratakan ke seluruh sumber api (CARA).\u2063<\/p>\n\n\n\n<p>APAR menjadi salah satu perangkat proteksi kebakaran yang wajib ada di lokasi proyek atau pun pabrik, penentuan lokasi APAR harus sesuai dengan ketentuan perundangan. APAR Penting bagi semua individu khususnya bidang Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan pekerjaan panas, bila perlu adakan pelatihan guna memahami penggunaan APAR secara tepat. \u2063<\/p>\n\n\n\n<p><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Understanding Fire Extinguishers (APAR) and Their Usage in the Workplace<\/mark><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Hot work involves activities that use or generate heat or flames, such as welding, cutting, and similar tasks. Due to the materials and processes involved, these jobs carry risks of explosions or fires. To mitigate these hazards, it is essential to have fire protection equipment, such as <strong>Light Fire Extinguishers (APAR),<\/strong> at hot work locations.<\/p>\n\n\n\n<p>APAR is a fire extinguisher in the form of a cylinder weighing up to 16 kg, designed for easy use by emergency personnel to extinguish fires in their early stages. APARs are categorized by types of extinguishers and fire classifications.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Types of APAR<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Water APAR<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Foam APAR<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dry Powder APAR<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>CO2 (Carbon Dioxide) APAR<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><strong>Wet Chemical APAR<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fire Classifications<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Class A:<\/strong> Fires involving solid materials (excluding metals).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Class B:<\/strong> Fires involving liquids, gases, and vapors.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Class C:<\/strong> Fires involving electrical equipment.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Class D:<\/strong> Fires involving metals.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Class K:<\/strong> Fires involving cooking oils and fats.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Using APAR for Different Fire Classes<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Water APAR:<\/strong> Suitable for Class A fires.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Foam APAR:<\/strong> Suitable for Class A and B fires (excluding gas in Class B).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dry Powder APAR:<\/strong> Effective for Class A, B, C, and D fires.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>CO2 APAR:<\/strong> Suitable for Class B (excluding gas) and Class C fires.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Wet Chemical APAR:<\/strong> Designed for Class A and K fires.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>How to Use APAR<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>APARs are operated using the <strong>CARA<\/strong> method:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>C<\/strong> &#8211; <strong>Cabut:<\/strong> Pull the safety pin.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>A<\/strong> &#8211; <strong>Arahkan:<\/strong> Aim the nozzle at the base of the fire.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>R<\/strong> &#8211; <strong>Remas:<\/strong> Squeeze the trigger to release the extinguishing agent.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>A<\/strong> &#8211; <strong>Ratakan:<\/strong> Spread the extinguishing agent evenly over the fire source.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>APAR in Workplace Safety<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>APARs are mandatory fire protection devices in project sites and factories. Their placement must comply with legal regulations. APARs are crucial for ensuring Occupational Health and Safety (K3), particularly in hot work areas.<\/p>\n\n\n\n<p>To ensure proper usage, organizations should provide training on APAR operation for all personnel, emphasizing its importance in workplace fire safety and preparedness.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"featured_media":5784,"template":"","class_list":["post-4669","artikel","type-artikel","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal APAR dan Penggunaannya di Tempat Kerja - WIKA\u00a0Beton<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal APAR dan Penggunaannya di Tempat Kerja - WIKA\u00a0Beton\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pekerjaan panas merupakan jenis pekerjaan yang menggunakan atau menghasilkan panas atau nyala api seperti pengelasan, pemotongan, dan pekerjaan lain yang sejenis. Karena material yang digunakan, maka pekerjaan ini memiliki potensi bahaya salah satunya adalah ledakan atau kebakaran. Untuk mencegah atau meminimalkan potensi bahaya yang dihasilkan, diperlukan adanya fire protector, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lokasi kerja panas. \u2063 \u2063 APAR merupakan alat pemadam api berbentuk tabung dengan berat maksimal 16 kg yang mudah digunakan oleh personel\/petugas keadaan darurat untuk memadamkan api pada awal terjadi kebakaran. Jenis dan kegunaan APAR sendiri dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu tipe APAR dan tipe kebakaran. \u2063 \u2063 Tipe APAR terdiri dari air, foam atau busa, dry powder, Co2 atau karbondioksida, dan wet chemical. Sementara tipe kebakaran dibagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas A, (kebakaran bahan padat kecuali logam), kelas B (kebakaran cairan, gas, dan uap), kelas C (kebakaran electrical), kelas D (kebakaran logam), dan kelas K (kebakaran bahan makanan). \u2063 \u2063 Penggunaan APAR Sesuai Tipe Kebakaran\u2063 \u2063 Tipe APAR air bisa digunakan pada tipe kebakaran kelas A dan Tipe APAR Foam atau Busa bisa digunakan untuk tipe kebakaran kelas A dan B. Pada tipe kebakaran B, penggunaannya hanya untuk kebakaran cairan, dan uap saja, tidak termasuk gas.\u2063 \u2063 Tipe APAR Dry Powder digunakan untuk tipe kebakaran kelas A, B, C, dan D sedangkan Tipe APAR Co2 atau Karbondioksida dapat digunakan untuk tipe kebakaran kelas B tanpa gas dan kelas C. Selanjutnya adalah Tipe APAR Wet Chemical yang digunakan pada tipe kebakaran kelas A dan K.\u2063 \u2063 Sebagai pengetahuan awal, penggunaan APAR sendiri dapat dilakukan dengan&nbsp; Cabut kunci pengaman, Arahkan ke sumber api, Remas dan tekan pemicu untuk menyemprot, dan Ratakan ke seluruh sumber api (CARA).\u2063 APAR menjadi salah satu perangkat proteksi kebakaran yang wajib ada di lokasi proyek atau pun pabrik, penentuan lokasi APAR harus sesuai dengan ketentuan perundangan. APAR Penting bagi semua individu khususnya bidang Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan pekerjaan panas, bila perlu adakan pelatihan guna memahami penggunaan APAR secara tepat. \u2063 Understanding Fire Extinguishers (APAR) and Their Usage in the Workplace Hot work involves activities that use or generate heat or flames, such as welding, cutting, and similar tasks. Due to the materials and processes involved, these jobs carry risks of explosions or fires. To mitigate these hazards, it is essential to have fire protection equipment, such as Light Fire Extinguishers (APAR), at hot work locations. APAR is a fire extinguisher in the form of a cylinder weighing up to 16 kg, designed for easy use by emergency personnel to extinguish fires in their early stages. APARs are categorized by types of extinguishers and fire classifications. Types of APAR Fire Classifications Using APAR for Different Fire Classes How to Use APAR APARs are operated using the CARA method: APAR in Workplace Safety APARs are mandatory fire protection devices in project sites and factories. Their placement must comply with legal regulations. APARs are crucial for ensuring Occupational Health and Safety (K3), particularly in hot work areas. To ensure proper usage, organizations should provide training on APAR operation for all personnel, emphasizing its importance in workplace fire safety and preparedness.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"WIKA\u00a0Beton\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/ptwikabeton\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-03T08:51:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hydrant-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/\",\"url\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/\",\"name\":\"Mengenal APAR dan Penggunaannya di Tempat Kerja - WIKA\u00a0Beton\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hydrant-1.png\",\"datePublished\":\"2023-10-12T07:12:26+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-03T08:51:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hydrant-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hydrant-1.png\",\"width\":900,\"height\":600},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal APAR dan Penggunaannya di Tempat Kerja\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/\",\"name\":\"Wika Beton\",\"description\":\"Produsen Beton Pracetak Precast Terbesar Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#organization\"},\"alternateName\":\"PT Wijaya Karya Beton Tbk.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#organization\",\"name\":\"PT Wijaya Karya Beton Tbk.\",\"alternateName\":\"WIKA Beton\",\"url\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cropped-Logo-WTON-2024-512p-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cropped-Logo-WTON-2024-512p-1.png\",\"width\":512,\"height\":147,\"caption\":\"PT Wijaya Karya Beton Tbk.\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/web.facebook.com\/ptwikabeton\",\"https:\/\/www.instagram.com\/wikabeton\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/wijaya-karya-beton-pt\/\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@ptwikabeton\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal APAR dan Penggunaannya di Tempat Kerja - WIKA\u00a0Beton","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal APAR dan Penggunaannya di Tempat Kerja - WIKA\u00a0Beton","og_description":"Pekerjaan panas merupakan jenis pekerjaan yang menggunakan atau menghasilkan panas atau nyala api seperti pengelasan, pemotongan, dan pekerjaan lain yang sejenis. Karena material yang digunakan, maka pekerjaan ini memiliki potensi bahaya salah satunya adalah ledakan atau kebakaran. Untuk mencegah atau meminimalkan potensi bahaya yang dihasilkan, diperlukan adanya fire protector, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lokasi kerja panas. \u2063 \u2063 APAR merupakan alat pemadam api berbentuk tabung dengan berat maksimal 16 kg yang mudah digunakan oleh personel\/petugas keadaan darurat untuk memadamkan api pada awal terjadi kebakaran. Jenis dan kegunaan APAR sendiri dibagi menjadi beberapa tipe, yaitu tipe APAR dan tipe kebakaran. \u2063 \u2063 Tipe APAR terdiri dari air, foam atau busa, dry powder, Co2 atau karbondioksida, dan wet chemical. Sementara tipe kebakaran dibagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas A, (kebakaran bahan padat kecuali logam), kelas B (kebakaran cairan, gas, dan uap), kelas C (kebakaran electrical), kelas D (kebakaran logam), dan kelas K (kebakaran bahan makanan). \u2063 \u2063 Penggunaan APAR Sesuai Tipe Kebakaran\u2063 \u2063 Tipe APAR air bisa digunakan pada tipe kebakaran kelas A dan Tipe APAR Foam atau Busa bisa digunakan untuk tipe kebakaran kelas A dan B. Pada tipe kebakaran B, penggunaannya hanya untuk kebakaran cairan, dan uap saja, tidak termasuk gas.\u2063 \u2063 Tipe APAR Dry Powder digunakan untuk tipe kebakaran kelas A, B, C, dan D sedangkan Tipe APAR Co2 atau Karbondioksida dapat digunakan untuk tipe kebakaran kelas B tanpa gas dan kelas C. Selanjutnya adalah Tipe APAR Wet Chemical yang digunakan pada tipe kebakaran kelas A dan K.\u2063 \u2063 Sebagai pengetahuan awal, penggunaan APAR sendiri dapat dilakukan dengan&nbsp; Cabut kunci pengaman, Arahkan ke sumber api, Remas dan tekan pemicu untuk menyemprot, dan Ratakan ke seluruh sumber api (CARA).\u2063 APAR menjadi salah satu perangkat proteksi kebakaran yang wajib ada di lokasi proyek atau pun pabrik, penentuan lokasi APAR harus sesuai dengan ketentuan perundangan. APAR Penting bagi semua individu khususnya bidang Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan pekerjaan panas, bila perlu adakan pelatihan guna memahami penggunaan APAR secara tepat. \u2063 Understanding Fire Extinguishers (APAR) and Their Usage in the Workplace Hot work involves activities that use or generate heat or flames, such as welding, cutting, and similar tasks. Due to the materials and processes involved, these jobs carry risks of explosions or fires. To mitigate these hazards, it is essential to have fire protection equipment, such as Light Fire Extinguishers (APAR), at hot work locations. APAR is a fire extinguisher in the form of a cylinder weighing up to 16 kg, designed for easy use by emergency personnel to extinguish fires in their early stages. APARs are categorized by types of extinguishers and fire classifications. Types of APAR Fire Classifications Using APAR for Different Fire Classes How to Use APAR APARs are operated using the CARA method: APAR in Workplace Safety APARs are mandatory fire protection devices in project sites and factories. Their placement must comply with legal regulations. APARs are crucial for ensuring Occupational Health and Safety (K3), particularly in hot work areas. To ensure proper usage, organizations should provide training on APAR operation for all personnel, emphasizing its importance in workplace fire safety and preparedness.","og_url":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/","og_site_name":"WIKA\u00a0Beton","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/ptwikabeton","article_modified_time":"2024-12-03T08:51:18+00:00","og_image":[{"width":900,"height":600,"url":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hydrant-1.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/","url":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/","name":"Mengenal APAR dan Penggunaannya di Tempat Kerja - WIKA\u00a0Beton","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hydrant-1.png","datePublished":"2023-10-12T07:12:26+00:00","dateModified":"2024-12-03T08:51:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hydrant-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/hydrant-1.png","width":900,"height":600},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/artikel\/mengenal-apar-dan-penggunaannya-di-tempat-kerja\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal APAR dan Penggunaannya di Tempat Kerja"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#website","url":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/","name":"Wika Beton","description":"Produsen Beton Pracetak Precast Terbesar Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#organization"},"alternateName":"PT Wijaya Karya Beton Tbk.","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#organization","name":"PT Wijaya Karya Beton Tbk.","alternateName":"WIKA Beton","url":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cropped-Logo-WTON-2024-512p-1.png","contentUrl":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/cropped-Logo-WTON-2024-512p-1.png","width":512,"height":147,"caption":"PT Wijaya Karya Beton Tbk."},"image":{"@id":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/ptwikabeton","https:\/\/www.instagram.com\/wikabeton\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/wijaya-karya-beton-pt\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@ptwikabeton"]}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/artikel\/4669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/artikel"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/artikel"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/artikel\/4669\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5784"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.wika-beton.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}